Jaga Kadar Kolesterol Tetap Stabil Dengan Gaya Hidup Sehat

anaksmanda.com - Kolesterol adalah zat yang diproduksi secara alami oleh hati, tetapi juga terdapat dalam makanan yang berasal dari hewan, seperti daging dan susu. Tubuh membutuhkan kolesterol untuk membentuk sel-sel yang sehat, menghasilkan sejumlah hormon dan menghasilkan vitamin D. Meskipun penting bagi tubuh, kolesterol dapat membahayakan kesehatan jika tingkatannya terlalu tinggi.

Kadar kolesterol dalam tubuh mempengaruhi kesehatan. Jika kolesterol melebihi batas normal maka akan menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk serangan jantung, stroke, dan gagal jantung. Tubuh kita membutuhkan sejumlah kolesterol agar berfungsi dengan baik. Kolesterol bergerak melalui tubuh melalui lipoprotein, protein yang larut untuk transfer lemak ke seluruh tubuh.

Kita akan tahu seberapa sehat tubuh dengan memeriksa kadar kolesterol secara teratur. Kita juga akan mendapatkan hasil tes dokter setelah ujian untuk memahami kesehatan tubuh kita. Dengan semua perkembangan medis yang tersedia, kita akan dapat melihat apakah kadar kolesterol di luar kendali atau normal.

Setelah memeriksa kadar kolesterol, kita akan mendapatkan angka dengan penjelasan dari dokter, tetapi masih akan sangat membingungkan. Sangat sulit untuk menjelaskan apa yang akan kita sampaikan kepada orang lain. Kita juga terkadang ingin menggunakan alat tes kolesterol kita sendiri, tetapi akan sangat sulit untuk memahami tes kadar kolesterol dalam darah. Tetapi jika kita belajar melakukan perhitungan, kita dapat memahami hasil dan angka tes kolesterol seperti biasa.

Pada dasarnya kolesterol tidak bisa larut dalam darah. Akibatnya, hati menghasilkan zat yang disebut lipoprotein yang mendistribusikan kolesterol ke seluruh tubuh. Ada dua jenis utama lipoprotein, yaitu:
  • Low density lipoproteins (LDL). Fungsi LDL adalah untuk mengangkut kolesterol ke seluruh tubuh melalui arteri. Jika kadarnya terlalu tinggi, LDL akan menumpuk di dinding arteri. LDL dikenal sebagai "kolesterol jahat".
  • Lipoprotein densitas tinggi (HDL). HDL bekerja untuk mengembalikan kelebihan kolesterol di hati dan melepaskannya dari tubuh. Oleh karena itu, HDL dikenal sebagai "kolesterol baik".
Selain kedua jenis kolesterol di atas, ada juga jenis lemak lain yang disebut trigliserida yang sering diperiksa. Berbeda dari kolesterol yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk sel dan banyak hormon, trigliserida digunakan sebagai sumber energi.

Di bawah ini adalah nilai normal kolesterol terdiri dari LDL, HDL, Trigliserida dan Kolesterol Total, yang dapat diidentifikasi dengan tes darah:
  • LDL: kurang dari 100 mg / dL.
  • HDL: 60 mg / dL atau lebih.
  • Trigliserida: kurang dari 150 mg / dL.
  • Total kolesterol: kurang dari 200 mg / dL.

Cara Mengurangi Kolesterol Tinggi

Kolesterol tinggi dapat dikurangi dengan mengikuti gaya hidup sehat, seperti dijelaskan di bawah ini:

Olahraga

Olahraga teratur dapat membantu meningkatkan kadar HDL dan mencegah serangan jantung. Lakukan olahraga ringan selama setidaknya 30 menit sehari, seperti jogging, bersepeda, berenang, atau aerobik.

Makanan sehat

Penting untuk mengikuti diet sehat untuk menjaga kadar kolesterol darah normal. Hindari memasak dengan cara digoreng. kalian juga bisa makan sambil memasak, merebus atau mengukus. Cara lain yang bisa dilakukan yaitu perbanyak konsumsi makanan berserat tinggi, seperti buah-buahan dan sayuran. Hindari makan daging merah, daging organik, kuning telur, susu murni, keju, dan makanan ringan seperti kue dan biskuit. Sebaliknya, gandakan konsumsi ikan dan makanan yang mengandung omega-3, seperti alpukat dan kacang-kacangan.

Menggunakan Obat-obatan

Jika metode di atas telah diikuti tetapi kadar kolesterol tetap tinggi, beberapa jenis obat dapat digunakan sesuai dengan rekomendasi dokter, yaitu:
  • Obat yang termasuk golongan statin, seperti simvastatin dan atorvastatin
  • Ezetimibe
Jika kadar Trigliserida pasien juga tinggi, dokter akan meresepkan obat-obatan seperti berikut:
  • Fibrate, seperti fenofibrate dan gemfibrozil
  • Suplemen omega 3
  • Vitamin B3 (niasin).

Jaga Kadar Kolesterol Tetap Stabil Dengan Gaya Hidup Sehat, artikel Jaga Kadar Kolesterol Tetap Stabil Dengan Gaya Hidup Sehat, Jaga Kadar Kolesterol Tetap Stabil Dengan Gaya Hidup Sehat, baca Jaga Kadar Kolesterol Tetap Stabil Dengan Gaya Hidup Sehat, artikel Jaga Kadar Kolesterol Tetap Stabil Dengan Gaya Hidup Sehat

0 Response to "Jaga Kadar Kolesterol Tetap Stabil Dengan Gaya Hidup Sehat"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel text

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel