Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bau Mulut dan Penyebabnya


Penyebab Bau Mulut
anaksmanda.com - Halitosis merupakan suatu kondisi dimana seseorang mengalami aroma nafas tak sedap. Di masyarakat, gangguan ini lebih dikenal dengan bau mulut. Gangguan ini merupakan salah satu masalah umum yang dialami banyak orang.

Penyebab Umum Bau Mulut 

Bau mulut disebabkan oleh bakteri yang tumbuh dan berkembang biak di dalam mulut. Saat Anda membuka mulut atau mengeluarkan napas melalui mulut, itu menciptakan aroma yang tidak sedap.nAda banyak hal yang bisa memicu atau memperburuk bau mulut. disadur dari situs hellosehat.com  Berikut beberapa hal umum yang menyebabkan bau mulut:

1. Makanan Minuman & Obat-obatan

Senyawa kimia dalam makanan, minuman, atau obat-obatan yang dikonsumsi dapat diserap oleh darah dan dihembuskan melalui paru-paru. Karena itu, bau mulut setelah makan makanan atau minuman dengan rasa yang kuat seperti bawang merah, petai, dan durian menjadi tidak sedap.

Selain itu, partikel makanan di gigi Anda bisa menimbulkan bau tak sedap di mulut Anda. Tak hanya makanan, obat-obatan tertentu juga bisa menyebabkan bau mulut. Ada beberapa jenis obat yang dapat menyebabkan bau mulut, di antaranya antihistamin, antipsikotik, dan diuretik. Menurut Hadie Rifai, dokter gigi di Klinik Cleveland, obat ini memiliki efek samping mulut kering yang bisa memicu bau mulut. Meskipun Anda rajin menyikat gigi, risiko bau mulut tetap ada saat Anda masih mengonsumsi obat-obatan ini.

2. Merokok

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Hong Kong Medical Journal pada tahun 2004, merokok adalah penyebab utama bau mulut. Merokok dapat menurunkan produksi air liur di dalam mulut sehingga membuat mulut terasa kering. Ingatlah bahwa saat mulut menjadi kering, semakin banyak bakteri berkembang di dalam mulut.

Selain itu, tembakau dari rokok dapat meningkatkan risiko penyakit gusi. Nah, kombinasi penyakit mulut kering dan gusi menjadi penyebab bau mulut meski rajin menyikat gigi setiap hari.

3. Penyakit Gusi

Selain gigi yang tidak terjaga kebersihannya, penyakit gusi juga bisa menyebabkan bau mulut. Sebuah studi tahun 2012 menemukan hubungan langsung antara periodontitis dan radang gusi (radang gusi) dan bau mulut. Bau mulut yang terjadi merupakan akibat bakteri yang hidup di dalam mulut penderita.

4. Infeksi Mulut, Hidung & Tenggorokan

Dikutip dari Mayo Clinic, bau mulut yang tidak kunjung sembuh juga bisa disebabkan oleh infeksi yang berasal dari mulut, hidung atau tenggorokan. Orang dengan sinusitis, postnasal drip, atau sakit tenggorokan karena infeksi bakteri (radang tenggorokan) lebih cenderung mengalami masalah bau mulut.
 
Sebagian besar infeksi ini disebabkan oleh bakteri. Bakteri kemudian memakan lendir yang diproduksi oleh tubuh, meskipun lendir ini dimaksudkan untuk melawan infeksi. Hasilnya adalah bau busuk dan bau tak sedap dari mulut.

5. Radang Gusi

Gusi adalah selaput lendir dengan jaringan ikat pendukung yang menutupi tepi rahang bantalan gigi. Fungsi utama gusi adalah sebagai pelindung. Radang gusi adalah radang yang terjadi pada gusi karena berbagai penyebab, jaringan gusi menjadi terinfeksi, menyebabkan pembengkakan, nyeri, dan keputihan. Ketika kondisinya memburuk, infeksi menyebar ke area periodontal, mengakibatkan keluarnya cairan terus menerus yang disebut pyorrhea. Beberapa kali infeksi berkembang dan menciptakan abses alveolar dengan keluarnya nanah. Infeksi bahkan bisa mencapai tulang dan menyebabkan osteomielitis. Semua kondisi tersebut bisa menimbulkan bau yang tidak sedap.

Tahukah Anda bahwa menjaga kesehatan gigi dan mulut yang baik sangat penting dalam mengurangi bau mulut? Jadi pastikan Anda menjadwalkan kunjungan rutin ke dokter gigi untuk pembersihan dan pemeriksaan gigi. Menyikat gigi dengan pasta gigi berfluorida dua kali sehari untuk menghilangkan sisa makanan dan plak juga dapat membantu mencegah dan mengobati bau mulut. Tambahkan juga kebiasaan menyikat lidah dengan benar.