Iklan

Contoh Flowchart Sistem Absensi Siswa dan Cara Membuatnya

anaksmanda.com - Flowchart atau diagram alir adalah salah satu materi pertama yang dipelajari mahasiswa Sistem Informasi dan Informatika, dan sering muncul di tugas maupun ujian. Banyak contoh di internet memakai kasus yang terlalu sederhana, seperti menghitung luas persegi, atau malah terlalu rumit. Di artikel ini kita membahas flowchart dengan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, yaitu sistem absensi siswa di sekolah, mulai dari mengenal simbolnya sampai menggambar sendiri dengan aplikasi gratis.

SERI BELAJAR SISTEM INFORMASI #1
Contoh Flowchart Sistem Absensi Siswa dan Cara Membuatnya

Kenali simbol flowchart, pahami alur absensi dari input NIS sampai rekap harian, lalu gambar sendiri di draw.io.

Untuk pemulaStudi kasus sekolahFile draw.io
Siswa duduk di meja dalam ruang kelas
Absensi harian adalah proses sederhana yang terjadi di setiap kelas, sehingga cocok sebagai contoh pertama belajar flowchart. Foto: Mario Heller, Unsplash.

Yang akan kalian kuasai

Membaca dan menggambar flowchart dengan simbol yang benar, menyusun alur keputusan dan perulangan, serta membuat flowchart rapi dengan aplikasi gratis. Contoh di artikel ini adalah studi kasus untuk belajar, bukan jawaban tugas mata kuliah tertentu.

DRAWIO
Unduh file flowchart absensi siswaFile .drawio bisa dibuka dan diedit di draw.io (diagrams.net). Tersedia juga versi gambar PNG beresolusi tinggi untuk dimasukkan ke dokumen.

1. Apa Itu Flowchart

Flowchart adalah diagram yang menggambarkan urutan langkah sebuah proses dengan simbol-simbol standar yang dihubungkan oleh garis alir. Dengan flowchart, alur kerja yang rumit bisa dipahami sekilas: dari mana proses dimulai, keputusan apa yang diambil, data apa yang dimasukkan dan disimpan, serta bagaimana proses berakhir.

01
Flowchart Sistem

Menggambarkan alur kerja sebuah sistem secara umum, termasuk dokumen dan penyimpanan data. Contoh di artikel ini termasuk jenis ini.

02
Flowchart Program

Menggambarkan langkah logika sebuah program secara rinci, misalnya perulangan dan perhitungan, sebelum ditulis menjadi kode.

2. Simbol-Simbol Flowchart

Simbol flowchart yang dipakai luas mengacu pada standar seperti ANSI dan ISO 5807. Berikut simbol yang paling sering dipakai dalam tugas kuliah:

Delapan simbol flowchart: terminal, proses, input output, keputusan, dokumen, penyimpanan data, garis alir, dan konektor
Simbol-simbol flowchart yang paling sering dipakai. Gambar: anaksmanda.com.
Nama simbolFungsi
TerminalMenandai awal (Mulai) dan akhir (Selesai) alur
ProsesKegiatan atau pengolahan, misalnya menghitung atau mengubah status
Input/OutputData yang dimasukkan atau informasi yang ditampilkan
KeputusanPertanyaan dengan dua jawaban, biasanya Ya dan Tidak
DokumenDokumen tercetak, misalnya laporan atau rekap
Penyimpanan dataData yang disimpan, misalnya basis data atau berkas
Garis alirMenunjukkan arah urutan langkah
KonektorMenyambungkan alur yang terpotong, misalnya pindah halaman

3. Studi Kasus: Sistem Absensi Siswa

Bayangkan sebuah sekolah ingin mencatat kehadiran siswa setiap pagi secara digital. Aturannya sebagai berikut:

  1. Guru membuka daftar absensi kelas di aplikasi atau lembar kerja.
  2. Setiap siswa yang datang dicatat NIS-nya. Jika NIS tidak terdaftar, sistem menampilkan pesan dan guru memasukkan ulang NIS.
  3. Siswa yang datang sebelum pukul 07.00 berstatus Hadir, sedangkan yang datang setelahnya berstatus Terlambat.
  4. Status disimpan ke data absensi, lalu proses diulang sampai tidak ada siswa lagi.
  5. Siswa yang tidak datang diberi keterangan Izin, Sakit, atau Alpa, kemudian rekap absensi harian dicetak.

4. Flowchart Sistem Absensi Siswa

Flowchart sistem absensi siswa dari input NIS sampai cetak rekap absensi harian
Flowchart sistem absensi siswa harian. Diagram: anaksmanda.com, boleh dipakai untuk belajar dengan mencantumkan sumber.

5. Cara Membaca Flowchart Tersebut

Bagian alurPenjelasan
Mulai sampai input NISAlur berjalan lurus dari atas ke bawah: guru membuka daftar absensi, lalu memasukkan NIS siswa.
Keputusan "NIS terdaftar?"Jika Tidak, sistem menampilkan pesan, lalu alur kembali ke input NIS. Jika Ya, alur lanjut ke pemeriksaan jam datang.
Keputusan "Datang sebelum 07.00?"Alur bercabang menjadi status Hadir atau Terlambat, lalu kedua cabang bertemu kembali di penyimpanan data.
Keputusan "Masih ada siswa?"Inilah perulangan. Selama masih ada siswa, alur kembali ke input NIS. Jika tidak ada lagi, alur keluar dari perulangan.
Bagian akhirSiswa yang tidak datang diberi keterangan, rekap dicetak sebagai dokumen, lalu alur berakhir di terminal Selesai.
BACA JUGAMembuat Rekap Nilai Otomatis Satu Kelas di Excel

6. Langkah Membuat Flowchart Sendiri

  1. Tulis alurnya dalam kalimat terlebih dahulu. Seperti daftar aturan di bagian studi kasus. Flowchart yang baik selalu berawal dari pemahaman proses yang jelas.
  2. Tandai jenis setiap langkah. Mana yang berupa proses, input atau output, keputusan, dokumen, dan penyimpanan data.
  3. Tentukan semua keputusan dan cabangnya. Setiap simbol keputusan harus punya dua jalan keluar yang diberi label, misalnya Ya dan Tidak.
  4. Gambar dari atas ke bawah. Alur utama sebaiknya lurus vertikal, sedangkan cabang dan perulangan diletakkan di samping kiri atau kanan.
  5. Periksa ujung-ujungnya. Pastikan hanya ada satu Mulai, setiap alur berakhir di Selesai, dan tidak ada simbol yang buntu tanpa garis keluar.

7. Menggambar Flowchart di draw.io

draw.io (diagrams.net) adalah aplikasi diagram gratis yang bisa dipakai langsung di browser tanpa membuat akun, dan juga tersedia versi desktop. File flowchart di artikel ini bisa kalian unduh dan buka langsung di draw.io.

  1. Buka app.diagrams.net. Pilih tempat menyimpan file, misalnya perangkat sendiri atau Google Drive.
  2. Buka file contoh atau buat diagram baru. Untuk file contoh, pilih File > Open from > Device, lalu pilih file .drawio yang sudah diunduh.
  3. Gunakan pustaka bentuk Flowchart. Di panel kiri, cari kelompok Flowchart, lalu seret simbol yang dibutuhkan ke kanvas.
  4. Hubungkan simbol. Arahkan kursor ke tepi simbol hingga muncul panah biru, lalu tarik ke simbol berikutnya. Klik dua kali garis untuk memberi label Ya atau Tidak.
  5. Simpan dan ekspor. Simpan sebagai .drawio agar bisa diedit lagi, lalu pilih File > Export as > PNG untuk dimasukkan ke dokumen Word.

Bisa juga di Word

Simbol flowchart tersedia di Insert > Shapes, pada kelompok Flowchart. Namun untuk diagram yang panjang, draw.io jauh lebih mudah dirapikan karena garisnya otomatis menempel pada simbol.

Seseorang menggunakan laptop di atas meja
Aplikasi diagram gratis seperti draw.io membuat flowchart mudah diperbaiki tanpa menggambar ulang dari awal. Foto: Christin Hume, Unsplash.

8. Kesalahan Umum saat Membuat Flowchart

KesalahanSeharusnya
Simbol keputusan hanya punya satu jalan keluarSelalu dua cabang berlabel, misalnya Ya dan Tidak
Garis tanpa tanda panahSetiap garis alir memakai panah agar arahnya jelas
Memakai simbol proses untuk input dataInput dan output memakai simbol jajargenjang
Ada beberapa terminal MulaiHanya satu Mulai, dan semua cabang berakhir di Selesai
Teks di dalam simbol terlalu panjangTulis singkat dengan kata kerja, misalnya "Input NIS siswa"
Garis saling bersilanganAtur ulang posisi simbol atau gunakan konektor

9. Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa bedanya flowchart dengan DFD?

Flowchart menggambarkan urutan langkah dan keputusan dalam sebuah proses. DFD (Data Flow Diagram) menggambarkan aliran data di antara entitas luar, proses, dan penyimpanan data, tanpa memperhatikan urutan waktu dan percabangan keputusan. Pembahasan DFD ada di artikel berikutnya dalam seri ini.

Bolehkah flowchart dibuat menyamping dari kiri ke kanan?

Boleh, asalkan arahnya konsisten. Untuk tugas yang dicetak di kertas A4 tegak, alur dari atas ke bawah biasanya lebih mudah dibaca.

Apakah contoh flowchart ini boleh dipakai untuk tugas kuliah?

Contoh ini dibuat untuk belajar. Jika tugas kalian meminta flowchart untuk kasus tertentu, buat sendiri berdasarkan kasus tersebut dengan langkah-langkah di bagian 6, dan jika terinspirasi dari contoh ini, cantumkan sumbernya.

Apakah draw.io benar-benar gratis?

Ya. Menurut situs resminya, draw.io gratis, tidak memerlukan akun, dan bisa dipakai di browser maupun sebagai aplikasi desktop.

10. Kesimpulan

Flowchart menggambarkan urutan langkah sebuah proses dengan simbol standar: terminal, proses, input/output, keputusan, dokumen, penyimpanan data, garis alir, dan konektor. Pada studi kasus absensi siswa, kita melihat bagaimana keputusan membentuk cabang dan bagaimana perulangan dibuat dengan garis yang kembali ke langkah sebelumnya.

Mulailah membuat flowchart dengan menuliskan alurnya dalam kalimat, tandai jenis setiap langkah, lalu gambar dari atas ke bawah. Gunakan draw.io agar flowchart mudah dirapikan dan diekspor ke dokumen tugas.

Flowchart yang baik bisa dipahami orang lain tanpa harus dijelaskan.

Baca Juga

Sumber dan Kredit Gambar

Komentar

Memuat komentar...

Tulis Komentar

Silakan bertanya atau berbagi pengalaman. Komentar berisi tautan aktif atau promosi akan dihapus.