Rumus Ranking Siswa di Excel, Termasuk Jika Nilainya Sama

anaksmanda.com - Menentukan ranking kelas secara manual berarti mengurutkan nilai, menulis peringkat satu per satu, lalu mengulang semuanya jika ada nilai yang berubah. Dengan rumus ranking di Excel, peringkat langsung muncul dan otomatis menyesuaikan setiap kali nilai diperbarui, tanpa perlu mengurutkan tabel.

SERI BELAJAR EXCEL #5
Rumus Ranking Siswa di Excel, Termasuk Jika Nilainya Sama

Buat peringkat kelas otomatis dengan RANK.EQ, lalu pilih cara menangani nilai kembar: peringkat sama, peringkat tanpa loncat, atau penentu kedua seperti nilai ujian.

Pemula–MenengahRANK.EQ dan COUNTIFSContoh rapor
Grafik dan angka analisis data di layar laptop
Ranking siswa bisa dihitung otomatis dari data nilai tanpa perlu mengurutkan tabel secara manual. Foto: Luke Chesser, Unsplash.

Rumus singkat

Jika total nilai ada di D2 sampai D31, tulis di E2 lalu tarik ke bawah:

=RANK.EQ(D2;$D$2:$D$31)

Sebelum mulai

Rumus di artikel ini memakai pemisah titik koma (;). Jika Excel kalian memakai koma, baca rumus Excel pakai koma atau titik koma. Tanda $ pada rentang juga wajib dipakai, penjelasannya ada di fungsi tanda $ di Excel.

1. Rumus RANK.EQ untuk Ranking Kelas

Fungsi RANK.EQ memberi tahu posisi sebuah angka di antara sekumpulan angka. Bentuk penulisannya:

=RANK.EQ(angka; rentang; [urutan])
  • angka: nilai siswa yang ingin dicari peringkatnya, misalnya D2.
  • rentang: seluruh nilai siswa di kelas, misalnya $D$2:$D$31.
  • urutan: dikosongkan atau diisi 0 agar nilai terbesar menjadi peringkat 1. Isi 1 jika yang terkecil justru terbaik, misalnya waktu lari.
  1. Siapkan kolom total nilai, misalnya di kolom D. Jika belum ada, jumlahkan nilai setiap mata pelajaran dengan SUM.
  2. Klik sel E2, lalu ketik:
    =RANK.EQ(D2;$D$2:$D$31)
  3. Tarik rumus ke bawah sampai baris siswa terakhir.
  4. Periksa hasilnya. Siswa dengan total tertinggi akan berperingkat 1.

Wajib mengunci rentang

Tanpa tanda $, rentang D2:D31 akan bergeser menjadi D3:D32, D4:D33, dan seterusnya saat rumus ditarik. Akibatnya, siswa di bawah dibandingkan dengan daftar yang berbeda dan peringkatnya kacau.

2. Apa yang Terjadi Jika Nilainya Sama?

Menurut dokumentasi Microsoft, RANK.EQ memberikan peringkat yang sama untuk nilai kembar, lalu melewati peringkat berikutnya. Perhatikan contoh lima siswa ini:

SiswaTotal (D)Ujian (C)RANK.EQ
Andi270884
Budi285902
Citra285952
Dewi260845
Eko290921

Budi dan Citra sama-sama berperingkat 2, lalu Andi langsung berperingkat 4. Tidak ada peringkat 3. Cara ini lazim dipakai dalam lomba, tetapi tidak semua sekolah menghendakinya. Pilih salah satu cara di bawah sesuai aturan sekolah kalian.

CaraBudiCitraAndiCocok untuk
RANK.EQ biasa224Peringkat bersama, nomor berikutnya dilewati
Penentu nilai ujian324Sekolah yang punya kriteria penentu kedua
Urutan data234Butuh nomor unik, tanpa kriteria khusus
Tanpa loncat223Peringkat bersama tanpa melewati nomor

3. Nilai Sama Ditentukan Nilai Ujian

Banyak sekolah memakai kriteria kedua saat total nilai sama, misalnya nilai ujian akhir, nilai sikap, atau kehadiran. Jika nilai ujian ada di kolom C, gunakan:

=RANK.EQ(D2;$D$2:$D$31)+COUNTIFS($D$2:$D$31;D2;$C$2:$C$31;">"&C2)

Bagian COUNTIFS menghitung berapa siswa yang totalnya sama tetapi nilai ujiannya lebih tinggi, lalu menambahkannya ke peringkat. Hasilnya, Citra (ujian 95) berperingkat 2 dan Budi (ujian 90) berperingkat 3.

Seseorang menulis catatan di atas kertas
Tentukan dan tulis dulu kriteria penentu peringkat sebelum membuat rumus, agar hasilnya bisa dipertanggungjawabkan. Foto: Scott Graham, Unsplash.

4. Ranking Unik Berdasarkan Urutan Data

Jika setiap siswa harus punya nomor berbeda dan sekolah tidak punya kriteria penentu, nilai kembar bisa dibedakan berdasarkan urutan baris di tabel:

=RANK.EQ(D2;$D$2:$D$31)+COUNTIF($D$2:D2;D2)-1

Perhatikan rentang $D$2:D2. Awalnya dikunci, sedangkan ujungnya dibiarkan bergeser, sehingga rentang ini terus memanjang saat rumus ditarik ke bawah. COUNTIF menghitung berapa kali nilai yang sama sudah muncul di baris-baris sebelumnya. Budi yang muncul lebih dulu tetap berperingkat 2, sedangkan Citra menjadi 3.

Perlu disadari

Cara ini bergantung pada urutan baris. Jika tabel diurutkan ulang berdasarkan nama, peringkat Budi dan Citra bisa tertukar. Untuk ranking resmi, lebih baik gunakan kriteria penentu yang jelas seperti pada bagian 3.

5. Ranking Tanpa Loncat (1, 2, 2, 3)

Ada juga sekolah yang ingin peringkat bersama tetapi tanpa melewati nomor. Dua siswa berperingkat 2, lalu siswa berikutnya berperingkat 3. Rumusnya:

=SUMPRODUCT(($D$2:$D$31>D2)/COUNTIF($D$2:$D$31;$D$2:$D$31))+1

Rumus ini menghitung berapa banyak nilai berbeda yang lebih tinggi dari nilai siswa tersebut, lalu menambahkan 1. Dengan contoh di atas, Eko 1, Budi dan Citra 2, Andi 3, dan Dewi 4.

Syarat agar rumus ini benar

Rentang nilai tidak boleh berisi sel kosong. Sel kosong membuat bagian COUNTIF bernilai 0 dan rumus menghasilkan error #DIV/0!. Sesuaikan rentang dengan jumlah siswa yang sebenarnya.

Podium juara dengan posisi pertama, kedua, dan ketiga
Seperti podium juara, ranking menunjukkan posisi seseorang dibanding yang lain. Aturan untuk posisi bersama perlu disepakati sejak awal. Foto: Jmvmir, CC BY-SA 4.0, melalui Wikimedia Commons.

6. Kesalahan yang Sering Terjadi

01
Rentang tidak dikunci

Peringkat siswa di bagian bawah menjadi aneh karena rentangnya ikut bergeser. Kunci rentang dengan $D$2:$D$31.

02
Urutan terbalik

Nilai tertinggi justru berperingkat terakhir karena argumen urutan diisi 1. Kosongkan atau isi 0 untuk nilai rapor.

03
Nilai tersimpan sebagai teks

RANK.EQ mengabaikan isi yang bukan angka di dalam rentang. Nilai yang tersimpan sebagai teks tidak ikut dihitung atau menghasilkan error. Ubah dulu menjadi angka.

04
Rentang tidak mencakup semua siswa

Jika siswa baru ditambahkan di luar rentang, peringkatnya tidak ikut dihitung. Perbarui rentang setiap kali jumlah siswa berubah.

BACA JUGACara Menghitung Nilai Rapor dengan Bobot Tugas, PTS, dan PAS di Excel

7. Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa beda RANK, RANK.EQ, dan RANK.AVG?

RANK adalah fungsi lama yang hasilnya sama dengan RANK.EQ dan masih disediakan agar file lama tetap berfungsi. RANK.AVG memberi nilai rata-rata untuk nilai kembar, misalnya 2,5 untuk dua siswa yang memperebutkan peringkat 2 dan 3. Untuk rapor, RANK.EQ paling umum dipakai.

Apakah tabel harus diurutkan dulu sebelum memakai RANK.EQ?

Tidak. RANK.EQ menghitung peringkat tanpa mengubah urutan tabel. Jika ingin menampilkan daftar dari peringkat 1, urutkan tabel berdasarkan kolom ranking melalui menu Data > Sort setelah rumusnya selesai.

Ranking dihitung dari total atau rata-rata nilai?

Hasilnya sama, asalkan semua siswa memiliki jumlah mata pelajaran yang sama. Jika jumlah mata pelajarannya berbeda, misalnya karena peminatan, gunakan rata-rata agar perbandingannya adil.

Bagaimana cara menampilkan nama juara 1, 2, dan 3?

Gunakan =LARGE($D$2:$D$31;1) untuk mendapatkan total tertinggi, lalu cari nama siswanya dengan rumus pencarian seperti INDEX dan MATCH atau XLOOKUP. Ganti angka 1 menjadi 2 atau 3 untuk juara berikutnya.

Apakah rumus ini bisa dipakai di Google Sheets?

Bisa. RANK.EQ, COUNTIF, COUNTIFS, dan SUMPRODUCT tersedia di Google Sheets dengan cara penulisan yang sama.

8. Kesimpulan

RANK.EQ adalah cara paling cepat membuat ranking kelas otomatis. Kunci rentang dengan tanda $, kosongkan argumen urutan untuk nilai rapor, dan peringkat akan langsung menyesuaikan setiap kali nilai berubah.

Untuk nilai yang sama, tentukan dulu aturannya: peringkat bersama, penentu kedua seperti nilai ujian, urutan data, atau peringkat tanpa loncat. Setiap aturan punya rumusnya masing-masing.

Rumus yang tepat bergantung pada aturan sekolah. Sepakati aturannya dulu, baru tulis rumusnya.

Baca Juga

Sumber dan Kredit Gambar

Komentar

Memuat komentar...

Tulis Komentar

Silakan bertanya atau berbagi pengalaman. Komentar berisi tautan aktif atau promosi akan dihapus.