Iklan Atas

Pengaturan Privasi WhatsApp yang Wajib Kalian Ketahui agar Lebih Aman dan Nyaman

Pengaturan privasi WhatsApp yang wajib diketahui

Pengaturan privasi menentukan siapa saja yang bisa melihat informasi dan menghubungi kalian di WhatsApp. Foto: Privecstasy / Unsplash

anaksmanda.com - Setiap hari kita berbagi banyak hal di WhatsApp, mulai dari foto profil, status, hingga informasi kapan terakhir kali online. Tanpa disadari, informasi tersebut bisa dilihat oleh siapa saja yang menyimpan nomor kita, termasuk orang yang tidak terlalu dikenal. Karena itu, memahami pengaturan privasi WhatsApp sangat penting agar kalian tetap nyaman dan aman saat berkomunikasi.

WhatsApp menyediakan banyak pilihan privasi yang bisa diatur sesuai kebutuhan. Kalian bisa menentukan siapa yang boleh melihat foto profil, siapa yang boleh menambahkan kalian ke grup, apakah tanda centang biru ditampilkan, hingga membisukan panggilan dari nomor tidak dikenal. Sayangnya, banyak pengguna membiarkan semuanya pada pengaturan bawaan.

Dalam panduan ini, kita akan membahas pengaturan privasi satu per satu, lengkap dengan cara mengubahnya dan rekomendasi pengaturan untuk berbagai kebutuhan. Semua menu berada di Setelan, lalu Privasi. Nama menu bisa sedikit berbeda tergantung versi aplikasi.

Ringkasan Pengaturan Privasi WhatsApp

PengaturanPilihanRekomendasi Umum
Terakhir dilihat dan onlineSemua orang, kontak saya, kontak kecuali, tidak adaKontak saya
Foto profilSemua orang, kontak saya, kontak kecuali, tidak adaKontak saya
Info (Tentang)Semua orang, kontak saya, kontak kecuali, tidak adaKontak saya
StatusKontak saya, kontak kecuali, hanya bagikan denganSesuai kebutuhan
Laporan dibaca (centang biru)Aktif atau nonaktifSesuai kenyamanan
GrupSemua orang, kontak saya, kontak kecualiKontak saya
Bisukan penelepon tak dikenalAktif atau nonaktifAktif
Lindungi alamat IP dalam panggilanAktif atau nonaktifAktif jika butuh privasi ekstra

Mengapa Privasi di WhatsApp Penting?

Informasi yang tampak sepele bisa dirangkai menjadi gambaran utuh tentang seseorang. Foto profil menunjukkan wajah, status memperlihatkan lokasi dan kegiatan, sedangkan informasi terakhir dilihat menggambarkan kebiasaan harian. Bagi pelaku kejahatan, kepingan-kepingan ini dapat dimanfaatkan untuk meniru identitas, menebak kapan rumah kosong, atau menyusun pesan penipuan yang terdengar meyakinkan.

Selain soal keamanan, privasi juga berkaitan dengan kenyamanan. Tidak semua orang ingin rekan kerja tahu kapan mereka online di malam hari, atau ingin status pribadinya dilihat oleh kontak yang jarang dihubungi. Dengan pengaturan yang tepat, kalian bisa tetap aktif di WhatsApp tanpa merasa terus-menerus diawasi.

Mengatur Terakhir Dilihat dan Status Online

Informasi terakhir dilihat menunjukkan kapan kalian terakhir membuka WhatsApp, sedangkan status online menunjukkan saat kalian sedang aktif. Bagi sebagian orang, informasi ini bisa menimbulkan rasa tidak nyaman, misalnya ketika belum sempat membalas pesan tetapi terlihat sedang online.

  1. Buka Setelan, lalu Privasi.
  2. Pilih Terakhir dilihat dan online.
  3. Tentukan siapa yang dapat melihat informasi terakhir dilihat: semua orang, kontak saya, kontak saya kecuali beberapa orang, atau tidak ada.
  4. Atur juga siapa yang dapat melihat saat kalian online.

Perlu diingat, aturan ini berlaku timbal balik. Jika kalian menyembunyikan informasi terakhir dilihat, kalian juga tidak bisa melihat informasi terakhir dilihat milik orang lain.

Langkah Cepat dengan Pemeriksaan Privasi

Jika tidak ingin mengatur satu per satu, gunakan fitur Pemeriksaan privasi di menu Privasi. Fitur ini memandu kalian melalui beberapa kelompok pengaturan, yaitu siapa yang dapat menghubungi, siapa yang dapat melihat informasi pribadi, siapa yang dapat menambahkan ke grup, serta pengaturan keamanan tambahan.

Pemeriksaan privasi sangat cocok untuk membantu orang tua atau anggota keluarga yang belum terbiasa dengan pengaturan aplikasi. Cukup duduk bersama selama beberapa menit dan ikuti langkah-langkah yang muncul di layar.

Mengatur Foto Profil dan Info

Foto profil sering menjadi sasaran penyalahgunaan, misalnya disalin untuk membuat akun palsu yang meniru kalian. Batasi siapa yang bisa melihat foto profil melalui menu Privasi, lalu Foto profil. Pilihan Kontak saya sudah cukup untuk kebanyakan orang. Jika ada kontak tertentu yang tidak ingin kalian izinkan, gunakan pilihan Kontak saya, kecuali.

Pengaturan yang sama juga berlaku untuk kolom Info atau Tentang. Hindari menuliskan informasi pribadi seperti alamat, tanggal lahir, atau nomor rekening di kolom ini.

Mengatur Status

Status WhatsApp bisa dilihat oleh kontak yang saling menyimpan nomor. Melalui Privasi, lalu Status, kalian dapat memilih untuk membagikan status kepada semua kontak, semua kontak kecuali beberapa orang, atau hanya kepada kontak tertentu. Pengaturan ini berguna jika kalian ingin membagikan momen pribadi hanya kepada keluarga dan sahabat dekat.

Laporan Dibaca atau Centang Biru

Centang biru menandakan bahwa pesan sudah dibaca. Fitur ini dapat dimatikan melalui Privasi, lalu nonaktifkan Laporan dibaca. Sama seperti terakhir dilihat, aturan ini berlaku timbal balik: jika kalian mematikannya, kalian juga tidak bisa melihat apakah orang lain sudah membaca pesan kalian.

Pengecualiannya ada di grup. Laporan dibaca di grup tetap aktif meskipun pengaturan ini dimatikan, sehingga anggota grup tetap dapat melihat siapa saja yang sudah membaca pesan.

Mengatur Siapa yang Bisa Menambahkan ke Grup

Pernah tiba-tiba dimasukkan ke grup yang tidak dikenal, misalnya grup promosi atau investasi mencurigakan? Hal ini bisa dicegah dengan mengatur Privasi, lalu Grup, dan memilih Kontak saya atau Kontak saya, kecuali. Jika seseorang di luar pilihan tersebut ingin mengajak kalian bergabung, ia hanya bisa mengirim tautan undangan yang dapat kalian terima atau abaikan.

Sejak 2025, WhatsApp juga menampilkan ringkasan keamanan ketika seseorang yang bukan kontak menambahkan kalian ke grup, dan grup tersebut dibisukan hingga kalian memutuskan untuk bertahan atau keluar.

Tips:
Gabungkan pengaturan grup ini dengan kewaspadaan terhadap tautan dan file di grup yang tidak dikenal. Banyak modus penipuan berawal dari grup palsu yang menawarkan pekerjaan atau keuntungan cepat.

Menjaga Privasi di Dalam Grup

Di dalam grup, nomor telepon setiap anggota dapat dilihat oleh anggota lain, termasuk orang yang tidak kalian kenal. Karena itu, berhati-hatilah saat bergabung dengan grup besar yang anggotanya beragam, misalnya grup jual beli atau grup komunitas umum. Jika hanya ingin menerima informasi, pertimbangkan mengikuti saluran WhatsApp yang tidak menampilkan nomor pengikut.

Saat ingin keluar dari grup, kalian bisa melakukannya tanpa diumumkan kepada seluruh anggota. Pemberitahuan hanya diterima oleh admin grup. Fitur ini membantu kalian meninggalkan grup yang tidak relevan tanpa menimbulkan rasa tidak enak.

Admin grup juga sebaiknya mengaktifkan persetujuan anggota baru dan membatasi siapa yang boleh mengubah info grup, agar grup tidak disusupi akun penyebar spam.

Pesan Sementara

Pesan sementara membuat pesan baru terhapus otomatis setelah jangka waktu tertentu. Pilihan durasinya adalah 24 jam, 7 hari, atau 90 hari. Kalian bisa mengatur durasi bawaan untuk semua chat baru melalui Privasi, lalu Timer pesan default, atau mengaktifkannya hanya untuk chat tertentu melalui info kontak, lalu Pesan sementara.

Fitur ini membantu menjaga ruang penyimpanan tetap lega dan mengurangi jejak percakapan yang tidak perlu disimpan. Namun, ingat bahwa penerima tetap bisa mengambil tangkapan layar atau menyimpan media sebelum pesan terhapus.

Fitur Lihat Sekali

Saat mengirim foto, video, atau pesan suara, kalian dapat memilih opsi lihat sekali dengan mengetuk ikon angka satu sebelum mengirim. Media tersebut hanya bisa dibuka satu kali oleh penerima dan tidak dapat diteruskan, disimpan, atau dibintangi. Pada versi terbaru, tangkapan layar juga diblokir. Meski begitu, penerima masih bisa memotretnya dengan kamera lain, jadi tetap bijak dalam mengirim media sensitif.

Membisukan Penelepon Tak Dikenal

Panggilan dari nomor asing sering kali berupa penawaran, penipuan, atau gangguan. Aktifkan Bisukan penelepon tak dikenal melalui Privasi, lalu Panggilan. Panggilan dari nomor yang tidak tersimpan tidak akan berdering, tetapi tetap tercatat di daftar panggilan dan notifikasi, sehingga kalian bisa memeriksanya nanti jika ternyata penting.

Melindungi Alamat IP dalam Panggilan

Pada panggilan biasa, perangkat kalian dapat terhubung langsung dengan perangkat lawan bicara, yang secara teknis memungkinkan alamat IP terlihat. Untuk privasi tambahan, aktifkan Lindungi alamat IP dalam panggilan melalui Privasi, lalu Lanjutan. Panggilan akan dialihkan melalui server WhatsApp dan tetap terenkripsi ujung ke ujung, meskipun kualitas suara mungkin sedikit menurun.

Privasi Chat Lanjutan dan Pengaturan Akun Ketat

Pada April 2025, WhatsApp menghadirkan Privasi chat lanjutan yang dapat diaktifkan per chat atau grup. Fitur ini mencegah anggota lain mengekspor chat, mengunduh media secara otomatis, atau memakai pesan dalam fitur AI. Aktifkan dengan mengetuk nama chat atau grup, lalu pilih opsi privasi chat lanjutan.

Pada awal 2026, WhatsApp juga mulai meluncurkan pengaturan akun ketat yang menerapkan perlindungan privasi dan keamanan paling ketat sekaligus. Penjelasan lengkapnya ada di artikel cara mengamankan akun WhatsApp.

Mengatur Privasi Tautan dan Pratinjau

Di menu Privasi, lalu Lanjutan, terdapat pilihan untuk menonaktifkan pratinjau tautan. Ketika pratinjau aktif, WhatsApp menampilkan judul dan gambar dari tautan yang dikirim. Mematikannya mengurangi informasi yang dimuat dari situs luar dan membantu kalian lebih waspada terhadap tautan mencurigakan.

Di bagian yang sama, tersedia juga pilihan untuk membatasi pesan dalam jumlah besar dari akun yang tidak dikenal. Pengaturan ini membantu mengurangi spam yang datang bertubi-tubi dari nomor asing, terutama bagi pengguna yang nomornya sering tersebar di internet atau media sosial.

Memblokir dan Melaporkan Kontak

Jika ada kontak yang mengganggu, blokir melalui info kontak atau melalui Privasi, lalu Kontak diblokir, kemudian tambahkan nomor tersebut. Kontak yang diblokir tidak bisa mengirim pesan, menelepon, atau melihat pembaruan informasi kalian. Jika kontak tersebut mengirim spam atau penipuan, gunakan juga fitur laporkan agar WhatsApp dapat menindaknya.

Menjaga Privasi Anak di WhatsApp

Anak dan remaja sering belum memahami risiko membagikan informasi pribadi. Jika anak sudah memakai WhatsApp, dampingi mereka mengatur privasi sejak awal. Batasi foto profil, info, dan terakhir dilihat hanya untuk kontak, atur agar hanya kontak yang bisa menambahkan ke grup, dan aktifkan bisukan penelepon tak dikenal.

Ajarkan juga kebiasaan sederhana, seperti tidak membalas pesan dari nomor asing, tidak mengirim foto pribadi kepada orang yang baru dikenal, dan segera bercerita kepada orang tua jika menerima pesan yang membuat tidak nyaman. Pendampingan yang hangat jauh lebih efektif daripada larangan tanpa penjelasan. Topik ini sejalan dengan artikel cara mendidik anak berdasarkan fitrah dan keteladanan.

Fitur Nama Pengguna

WhatsApp juga sedang memperkenalkan fitur nama pengguna secara bertahap. Dengan nama pengguna, orang lain dapat menghubungi kalian tanpa harus mengetahui nomor telepon. Ketersediaannya berbeda-beda di setiap negara, dan WhatsApp akan memberi tahu pengguna di dalam aplikasi ketika fitur ini sudah bisa dipakai. Jika sudah tersedia, fitur ini menjadi lapisan privasi tambahan, terutama bagi yang sering berkomunikasi dengan orang baru.

Rekomendasi Pengaturan untuk Berbagai Kebutuhan

KebutuhanPengaturan yang Disarankan
Pelajar dan remajaFoto profil dan info hanya untuk kontak, grup hanya kontak, bisukan penelepon tak dikenal
Orang tuaPemeriksaan privasi, grup hanya kontak, waspada tautan dan file dari nomor asing
Pekerja dan profesionalStatus dibagikan selektif, pesan sementara untuk chat tertentu, kunci chat penting
Pelaku usahaProfil bisnis lengkap, privasi pribadi dipisah dengan nomor usaha
Butuh privasi tinggiPengaturan akun ketat, lindungi alamat IP, privasi chat lanjutan

Kebiasaan yang Mendukung Privasi

  • Jangan membagikan nomor WhatsApp secara terbuka di media sosial jika tidak perlu.
  • Periksa pengaturan privasi setiap kali ada pembaruan besar aplikasi.
  • Hapus chat dan media sensitif yang sudah tidak diperlukan.
  • Gunakan kunci chat untuk percakapan yang sangat pribadi.
  • Pikirkan dua kali sebelum meneruskan foto atau pesan pribadi milik orang lain.

Pengaturan aplikasi hanya separuh dari perlindungan. Separuh lainnya adalah kebiasaan sehari-hari dalam berbagi informasi, baik milik sendiri maupun milik orang lain.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah orang lain tahu jika saya menyembunyikan terakhir dilihat?

Tidak ada pemberitahuan khusus. Orang lain hanya tidak melihat informasi terakhir dilihat kalian.

Apakah menyembunyikan foto profil membuat akun lebih aman?

Ya, karena mengurangi risiko foto disalahgunakan untuk akun palsu. Namun, tetap aktifkan verifikasi dua langkah untuk keamanan akun.

Apakah nomor telepon saya tetap terlihat?

Ya. Nomor telepon tetap terlihat oleh orang yang kalian hubungi, apa pun pengaturan privasinya. WhatsApp sedang memperkenalkan fitur nama pengguna secara bertahap untuk memberi pilihan berkomunikasi tanpa membagikan nomor.

Apakah pengaturan privasi ikut berubah saat pindah ponsel?

Sebagian besar pengaturan melekat pada akun, tetapi sebaiknya periksa kembali menu privasi setelah pindah ponsel atau memasang ulang aplikasi untuk memastikan semuanya masih sesuai.

Apakah pesan sementara juga menghapus media di galeri?

Media yang sudah tersimpan ke galeri ponsel tidak ikut terhapus. Untuk menghindarinya, matikan penyimpanan media otomatis ke galeri pada chat yang memakai pesan sementara.

Bisakah admin grup melihat pesan pribadi saya?

Tidak. Admin hanya bisa melihat pesan di dalam grup, bukan percakapan pribadi kalian dengan anggota lain.

Apakah pengaturan privasi berlaku juga di WhatsApp Web?

Ya. Pengaturan privasi melekat pada akun, sehingga berlaku di semua perangkat tertaut, termasuk WhatsApp Web dan aplikasi Desktop.

Kesimpulan

Pengaturan privasi WhatsApp memberi kalian kendali penuh atas informasi yang dibagikan. Mulailah dengan membatasi terakhir dilihat, foto profil, info, dan grup hanya untuk kontak. Aktifkan bisukan penelepon tak dikenal, manfaatkan pesan sementara, dan gunakan fitur lihat sekali untuk media sensitif.

Luangkan waktu beberapa menit untuk meninjau pengaturan ini, terutama di ponsel anggota keluarga yang belum terbiasa. Privasi yang terjaga membuat komunikasi lebih nyaman dan aman. Jika ada pertanyaan, silakan tulis di kolom komentar.

Rujukan

Artikel Terkait